Kamis, 17 November 2011

IT’S MOVE dan IT’S MINE


Tidak terasa sudah hampir 2 bulan kegiatan UKTK berjalan. Tentunya, makin banyak pula cerita- cerita seru yang bakal kami bagikan pada pembaca semua...hehehe...
Pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai kegiatan anggota UKTK khususnya Divisi Tari Modern. Di penghujung Oktober 2011, dua tim dari UKTK mengikuti sebuah Dance Competition yang diselenggarakan di Royal Plasa Surabaya. Berbekal kesiapan mental dan fisik kedua tim tersebut bersama- sama berangkat menuju medan laga. 


Terkejut, itulah ekspresi kami ketika tiba di lokasi. Kami merasa heran, karena jenis kompetisi yang diadakan tidak sesuai dengan bayangan kami. Pada event kali ini, pesertanya tidak ada batasan usia. Mulai dari anak- anak kecil hingga kakek- nenek boleh mengikutinya. Jenis tarian yang dilombakan juga beragam, tidak ada genre khusus seperti Hip Hop Dance yang kami usung. Walaupun demikian, kami tetap berpikiran positif terhadap penyelenggara, sehingga tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh panitia.
Setelah menunggu beberapa menit, waktu pengundian nomor urut pun dilakukan. Tim dari UKTK yang bernama IT’S MOVE dan IT’S MINE mendapatkan nomor urut 2 dan 10. Dalam kompetisi ini kedua tim dari UKTK memang bersaing ketat untuk mendapatkan gelar juara. Namun, semangat kompetisi tidak sedikitpun menghilangkan rasa kekeluargaan yang ada. Kedua tim mampu saling mendukung.
Pada setiap kompetisi pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Dan pada event kali ini, IT’S MOVE dan IT’S MINE sedang ditakdirkan untuk menerima kekalahan dan harus membawa pulang segudang pengalaman... J

Minggu, 21 Agustus 2011

Masih Peduli dan Sudah Siapkah Kalian??



Budaya Indonesia mulai luntur? Kurang adanya kesadaran generasi muda untuk melestarikannya? Hmm,,parah! Padahal, Indonesia kaya akan budaya dan adat istiadat. Tiap daerah memiliki keunikan sendiri dimana hal itu digunakan sebagai ciri atau kekhasan suatu daerah. Putra-putri daerah merupakan tambang emas bagi kemajuan dan kelestarian seni budaya daerah.

Tetapi, kurang pedulinya generasi saat ini membuat budaya Indonesia seperti berada di ujung tombak yang runcing yang suatu saat siap terjatuh dan akhirnya hilang. Hingga kita pernah mengalami rasa pahit yang berasal dari ulah kita sendiri. Lalai akan kewajiban sebagai warga Negara Indonesia yang harus setia mempertahankan warisan leluhur. Dan tanpa kita sadari, kelalaian kita ini membuat Negara lain leluasa untuk mencuri hingga megakui budaya Indonesia sebagai budaya negaranya. Semoga hal ini tidak terulang kembali.

Seperti kata Newton, ada aksi pasti ada reaksi. Itulah yang dilakukan pemerintah saat ini, meskipun pemerintah baru bangun dan sadar akan hal ini setelah semuanya terjadi. Mulailah pemerintah gencar untuk mendapat pengakuan dari dunia. Tapi, bagaimana dengan aset bangsa yang lain yang jelas-jelas sudah berpindah tangan ke Negara lain? Sangat disayangkan.

Itu tindakan pemerintah, bagaimana dengan tindakan nyata kita sebagai generasi yang akan meneruskan warisan? Tindakan yang tepat adalah berusaha melestarikannya dengan cara bergabung di sanggar-sanggar tari atau di UKTK-ITS. UKTK-ITS merupakan suatu unit kegiatan mahasiswa ITS yang peduli akan kebudayaan bangsa. Bersama UKTK-ITS, kalian akan jadi actor/aktris yang berperan langsung dalam melestarikan budaya kita tercinta, budaya Indonesia.

Jangan tunggu aksi selanjutnya, jika kita belum bergerak dan benar-benar cinta Indonesia!!!

-debbie-

Kamis, 18 Agustus 2011

HIP HOP: LOCKING



Tarian Hip hop merupakan salah satu tarian modern yang populer di Indonesia saat ini. Dalam tarian Hip Hop terdapat beberapa komponen atau yang bisa disebut teknik. Adapun yang tergolong dalam komponen Hip Hop yang pertama adalah rocking, pop, lock, dan wave.
Salah satu dari komponen yang akan kita bahas lebih lanjut saat ini adalah lockingLocking merupakan gaya yang diciptakan oleh Don Campbell. Gaya locking bisa disebut tercipta karena kebetulan. Karena Don Campbell secara tidak sengaja menghentikan gerakannya secara tiba-tiba saat bingung memikirkan langkah selanjutnya pada tarian yang sedang dipelajarinya. Kejadian yang terjadi beberapa kali ini diperhatikan oleh temannya dan Don diejek tentang dia yang “locking up (terkunci/berhenti)” ketika melakukan gerakan tari dan itulah awal dari terciptanya gaya locking.
Gerakan locking sendiri didasarkan pada konsep “locking movements” yang berarti berhenti tiba-tiba dari gerakan cepat dan menahan posisi tersebut sebentar untuk dilanjutkan ke gerakan dengan kecepatan semula. Kebanyakan bergantung pada gerakan lengan dan tangan yang cepat, jelas dan luas yang dikombinasikan dengan pinggang dan kaki yang lebih rileks. Tetapi ada juga gerakan-gerakan locking yang membutuhkan kemampuan fisik dan akrobatik seperti menjatuhkan diri dengan bertumpu pada lutut dan gerakan split
Locking bisa ditampilkan secara solo ataupun berkelompok. Terkadang dalam setiap penampilannya lockers, melakukan beberapa gerakan komikal untuk menghangatkan suasana dan tidak lupa untuk selalu terlihat ceria. Selain komikal locking juga bisa dibawakan dengan pembawaan yang cool atau laid back feeling. Dan untuk menampilkan tarian ini biasanya diiringi oleh musik soul atau funk.
Gerakan locking terus mengalami perkembangan denga munculnya beberapa style, seperti alpha, jazz split, kick, knee drop, lock/double lock, point, pimp walk, up lock, dll. Tertarik untuk mempelajarinya?? Segera gabung  di UKTK Rara Kananta ITS.

Minggu, 14 Agustus 2011

Mari, Mengenal UKTK Rara Kananta




Tahun ajaran baru, saatnya bikin rencana buat hidup kamu,hehehe...Apa sih yang bakal kamu lakuin di tahun ini??.. Mungkin, study oriented??ato gabung di organisasi??ukm??XXXX?ZZZZ?YYYY? (banyak macamnya)

Memang butuh keyakinan buat nentuin pilihan kamu. Well, kali ini aku bakal kasih informasi sedikit tentang UKTK RARA KANANTA, salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang mulai hits lagi belakangan ini. 

Apa sih UKTK itu?
Putri (09) : UKTK itu singkatan dari Unit Kegiatan Tari dan Karawitan. Disinilah tempat bagi mahasiswa ITS untuk menyalurkan hobi dan mengembangkan bakat mereka dalam hal seni musik khususnya musik tradisional jawa dan seni tari tradisional maupun modern.

Dari mana kamu tahu UKTK?
Nashrul (10) : Informasi dari senior dan pergelaran UKM EXPO.

Kenapa tertarik gabung di UKTK?
Yevi (09) : Selain buat nambah skill maen gamelan, pengalaman bertemu orang- orang baru dan kerja sama dalam keluarga UKTK.

Apa sih yang kamu dapetin dari UKTK?
Bella (10) : Aku dapet banyak banget. Melalui wadah yang tersedia di UKTK, aq jadi bisa dapat banyak ilmu yang bermanfaat banget. Dapat pengalaman isi acara, pengalaman lomba, bisa ngelatih mental juga. Terus, juga bisa menyalurkan hobi dan mewujudkan hobi itu menjadi keterampilan khusus.

Apa pesan dan kesan kamu selama ngikutin kegiatan di UKTK?
Anne (08) : Dance+ friends = fun
Dila (08) : Kesannya seneng, betah, ngilangin sumpek, keluarga baru.. Pesannya lebih ditingkatkan rasa memilikinya yaa dan ikhlas..Love you dah..

Cukup segitu dulu yah tanya jawab kita seputar UKTK. Semoga bermanfaat buat kamu, kamu, dan kamu semuanya. So, JANGAN RAGU GABUNG DI UKTK.

_poe_

Jumat, 12 Agustus 2011

7 Keajaiban Seni



Seni merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Seni membuat kehidupan manusia lebih berwarna dan bermakna. Dan, berikut ini adalah opini saya mengenai seni, yang terangkum dalam 7 Keajaiban Seni.

Seni, baik itu berupa seni musik, tari, maupun rupa mengajarkan kita pada keseimbangan.
Keseimbangan yang dimaksud dapat terwujud dari komposisi seni itu sendiri misalkan adanya nada tinggi dan nada rendah dalam seni musik.
Di sisi lain, secara ilmiah dapat diibuktikan bahwa seni berperan dalam keseimbangan otak manusia. Karena dengan berkesenian otak kanan manusia yang cenderung jarang dipergunakan akan terasah.

Seni membuat manusia merasa bebas.
Hal ini dikarenakan seni dapat memberikan ruang berekspresi pada kita untuk mewujudkan suatu keindahan. Sikap bebas yang kita dapatkan melalui seni membuat kita terbuka akan adanya suatu perubahan. Dan, apabila kita dapat menyikapi keterbukaan ini dengan positif, maka kita dapat bergerak maju dan lebih baik lagi.

Seni mendorong manusia untuk sehat.
Beberapa jenis seni, seperti seni tari dapat membantu kita dalam menjaga kondisi kesehatannya. Dengan melakukan gerakan- gerakan tari, peredaran darah dalam tubuh menjadi lancar, meningkatkan ketahanan fisik, dan dapat pula membantu dalam pembakaran cadangan energi berlebih seperti lemak. Perlu diketahui, untuk beberapa jenis tarian tertentu seperti hip hop, aktivitas menari sebaiknya dilakukan dengan teknik yang benar agar dampak positifnya bisa langsung terasa. Selain itu, melalui aktifitas seni kesehatan mental kita pun terjaga, karena seni yang dilakukan atas dasar kegemaran dapat menghilangkan stress dalam pikiran.

Art is character building.
Disadari atau tidak, jiwa seni dalam diri seseorang dapat mempengaruhi karakter orang tersebut.  Karakter tersebut melekat seiring dengan pengalaman atau sepak terjangnya dalam dunia seni. Umumnya, semakin banyak pengalamannya, semakin banyak pula nilai- nilai yang ia dapatkan. Contohnya, aktif dalam berkesenian membuat seseorang mengenal tentang kreativitas, kebijaksanaan, team-work, dll.

Seni membantu seseorang mencapai kesuksesan.
Profesi sebagai seniman saat ini cukup menjanjikan. Beberapa seniman, baik di dalam dan diluar negeri pun memiliki penghasilan yang cukup fantastis untuk setiap karyanya yang terjual. Sebut saja, I Nyoman Masriadi yang lukisannya terjual seharga +/- 10 M dan disebut-sebut sebagai lukisan termahal di Asia Tenggara. Jadi, sudah jelas bahwa seni merupakan jembatan menuju kesuksesan, khususnya kesuksesan secara financial, asalkan ditekuni dengan serius.

Seni mendekatkan pada Tuhan.
Seni itu indah dan keindahan itu disukai Tuhan. Kemudian, melalui apresiasi terhadap seni atau segala bentuk keindahan, kita semakin didekatkan pada rasa syukur.

Seni itu membawa kebahagiaan.
Apabila manusia telah menyadari eksistensi dan keajaiban seni dalam dirinya maka yang terpancar dari manusia itu adalah suatu binar kebahagiaan.

Nah, demikianlah coretan kecil saya mengenai seni. Kalau ada kurang lebihnya mari kita diskusikan bersama.

Regard,
Poe